FLASH OF GENIUS

Konon hanya orang-orang jenius yang bisa sukses. Seperti apakah jenius itu kalau begitu?

Mungkin semua orang pernah mendengar nama Archimedes, orang yang menemukan hukum gaya berat sehingga memungkinkan kapal besi dengan berat ribuan ton dapat mengapung dengan sempurna tanpa tenggelam ke dasar laut.

Bagaimana cara beliau menemukan hukum tersebut? Ternyata setelah mendapatkan masalah, berupa permintaan dari raja untuk membuktikan apakah emas lantakan yang diberikannya kepada pembuat mahkota setelah dicairkan & dibentuk menjadi mahkota tidak dicampur dengan logam lain (jadi berterima kasihlah jika mendapat masalah sebab kita sedang mendapatkan peluang untuk menjadi jenius).

Saat sedang pusing memikirkan persoalan tersebut sambil berendam di kolam air, tiba-tiba ia mendapatkan kilatan (flash) di benaknya bahwa volume air yang berpindah akibat berat sebuah benda (dalam hal ini tubuhnya) adalah setara.

Untuk itu tentunya volume air yang berpindah akibat emas lantakan tentunya harus sama persis dengan mahkota yang sudah jadi (ternyata hasil percobaan tidaklah demikian alias si pembuat mahkota terbukti mencampurnya dengan logam lain sehingga dihukum pancung oleh sang kaisar).

Di jaman modern ternyata peristiwa serupa terjadi pada salah seorang dari pendiri Google yang terkenal itu. Menurut penuturannya (Larry Page) saat dirinya sedang pusing memikirkan disertasi doktornya mengenai cara untuk memasukkan seluruh website yang ada di dunia cukup ke dalam satu halaman & jatuh tertidur, mendadak ia terbangun oleh ide “search engine” yang muncul secara tiba-tiba di dalam kepalanya (sebuah ide radikal yang nyaris dianggap mustahil oleh ahli-ahli komputer lainnya pada waktu itu, dimana perusahaan raksasa sekelas Yahoo pun sekedar menempatkan link-link di halaman websitenya untuk merujuk kepada website lain).

Hampir setahun belakangan saya terobsesi untuk mematahkan mitos pada kalimat paling atas dengan harapan agar setiap orang dapat menjadi sukses tanpa perlu menjadi jenius (berhubung saya menyadari susahnya menjadi sukses kalau harus jenius terlebih dahulu).

Berangkat dari premis yang sangat sederhana yaitu, darimanakah mereka mendapatkan kilatan (flash) atas pemikiran/ide jenius tersebut? (dulu saya berpikir bahwa mereka mendapatkannya murni dari otak sendiri & untuk itu kita harus berjuang agar bisa menjadi jenius seperti mereka, namun fakta membuktikan bahwa tidak dibutuhkan kejeniusan maupun pendidikan tinggi untuk sukses setelah melihat beberapa keluarga maupun teman-teman yang tidak mengenyam pendidikan tinggi namun tetap berhasil).

Setelah membaca banyak buku personal development mengenai kisah orang-orang sukses, saya menyimpulkan bahwa mereka semua mendapatkan pemikiran tersebut bukan dari otaknya sendiri melainkan terinspirasi oleh sebuah akal yang lebih tinggi (universal mind/al-`aql al-kulliy).

Ini adalah akal yang bersumber langsung dari Sang Pencipta dimana tidak dibutuhkan pengetahuan terlebih dahulu yang harus dipelajari di dalam menjawab sebuah pertanyaan atau memecahkan suatu persoalan (istilah modernnya intuisi atau kadang-kadang disebut sebagai indera keenam).

Akal dalam bentuk inspirasi jenius tersebut sebetulnya selalu mencari penyaluran di dalam diri setiap orang & yang dibutuhkan untuk menerimanya sangatlah sederhana yaitu semata-mata gambaran yang sejelas-jelasnya apa yang kita inginkan (seperti halnya Archimedes & Larry Page sudah mempunyai keinginan yang sangat jelas berdasarkan masalah yang mereka hadapi, sebaliknya orang kebanyakan ketika ditanya apa yang mereka inginkan sering menjawab bingung atau malah tidak bisa menjelaskan apa persoalannya?).

Salah satu cara efektif untuk membantu menemukan apa yang sungguh-sungguh kita inginkan atau apa tujuan kita di dalam hidup ini adalah dengan menuliskannya sedetail mungkin di atas sehelai kertas (pepatah mengatakan pikiran menjadi jauh lebih jernih ketika berada di ujung pena).

Selanjutnya jika tiba-tiba diri anda mendapati suatu akal yang revolusioner, jangan sekali-kali menolaknya karena dirasa terlampau muluk sebab mungkin pikiran tersebut berasal langsung dari sang Pencipta! (sebaliknya berterima kasihlah & percaya saja sebab anda pasti dibantuNya).

What do you really want?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: