BLOG FISIKA KUANTUM

Fisika kuantum adalah salah satu turunan dari ilmu fisika yang mencoba mempelajari dan menjelaskan tentang benda-benda/realitas yang membentuk dunia baik yang kasat mata maupun tidak.

Fisika kuantum memperoleh perhatian secara tidak langsung melalui fenomena The Secret yang menghubungkan ilmu ini untuk mendukung status ilmiah dari teori Law of Attraction (namun saya sendiri tidak mengakui status ilmiah The Secret dengan cara menghubung-hubungkan seperti itu tanpa bukti penelitian ilmiah).

Ilmu fisika jaman Newton mengenal bahwa seluruh benda yang ada di alam semesta tersusun atas atom-atom yang sangat banyak dimana atom merupakan bagian terkecil dari benda apapun (seperti halnya sebuah garis panjang sebetulnya tersusun atas rangkaian titik-titik kecil yang sangat banyak).

Fisika kuantum mencoba mengembangkan lebih jauh pengertian atom jaman Newton tersebut ke level yang lebih modern berdasarkan teori Einstein yang terkenal yaitu Energi yang menjadi dasar teknologi modern saat ini (contohnya energi listrik, gelombang radio termasuk gelombang cahaya yang  akan dijelaskan di bawah ini).

Fisika Newton mengakui adanya Force atau gaya yang tidak kasat mata & fisika Einstein memperkenalkan sesuatu yang baru yaitu Energi yang juga tidak kasat mata yang bersifat kekal & tidak dapat dimusnahkan alias abadi, bisanya sekedar bentuk yang berubah-ubah (sebetulnya Force & Energi sudah diciptakan Tuhan sejak awal dunia namun tanpa mereka berdua kita semua masih akan hidup di abad pertanian).

Perbedaannya adalah fisika Newton cenderung mengaplikasikan Force tersebut terhadap benda-benda kasat mata sedangkan Energi pada fisika Einstein dapat diterapkan terhadap benda-benda yang kasat mata maupun  tidak kasat mata seperti energi listrik (namun Einstein mengakui tanpa Newton beliau tidak memiliki pondasi untuk mengembangkan fisika kuantum).

Karena terbukti lebih modern & fleksibel, maka hukum Energi dari Einstein menjadi dasar fisika kuantum yang menyimpulkan bahwa bermacam-macam benda di dunia sesungguhnya hanya turunan dari energi namun beliau berteori bahwa energi tersebut tetap memiliki bentuk seperti partikel (mungkin terpengaruh pandangan Newton mengenai atom).

Seorang fisikawan yang tidak seterkenal Einstein membantah asumsi tersebut berdasarkan fakta bahwa cahaya tidak dapat dikuantifikasi memiliki bentuk seperti partikel melainkan semata-mata seperti gelombang (namun siapa yang berani mendukungnya mengingat Einstein adalah orang yang berhasil mengambil alih tahta fisika dari Newton).

Pada saat itu lah seorang jenius lain hadir bernama Niels Bohr & menelurkan teori dualisme Partikel Cahaya yang terbukti belakangan mampu menyatukan perselisihan antara Einstein dengan fisikawan lain bahwa Energi yang menyusun seluruh benda di dunia memiliki sifat kembar yaitu bisa berlaku sebagai partikel sekaligus cahaya/gelombang.

Penelitian lebih lanjut di tangan ahli atom bernama Max Planck menemukan bahwa ketika Energi  dipisah & diciptakan ruang diantaranya ternyata aksi yang diberikan ke salah satu bagian menimbulkan reaksi seketika pada bagian lain meskipun terpisah oleh jarak seperti sebelum dipisahkan dengan kata lain Energi tidak tunduk terhadap Ruang & Waktu (sebab di dunia kasat mata segala sesuatu selalu membutuhkan waktu untuk sampai dari satu tempat ke tempat lainnya yang terpisahkan oleh ruang, kecuali di film Star Trek dengan alat teleportasinya).

Demikianlah fisika kuantum secara sederhana & The Secret mengaitkannya sebagai berikut:

1. Teori bahwa Energi adalah penyusun dari segala benda yang ada di dunia yang bersifat kekal & tidak dapat dimusnahkan, hanya bisa berubah bentuk

The Secret menganggap bahwa berdasarkan teori tsb maka seluruh benda yang ada di dunia termasuk kita semua pada dasarnya adalah SATU yaitu Energi meskipun berbeda bentuk serta tidak dapat mati (jiwanya) & pada hakikatnya sama saja (kedengarannya sangat egaliter namun sering disebut paham pantheisme menurut sudut pandang non ilmiah & tidak diakui kebenarannya oleh agama monotheisme).

2. Teori dualisme partikel cahaya bahwa Energi bisa berlaku sebagai partikel maupun cahaya/gelombang

The Secret menganggap bahwa segala sesuatu yang ada di dunia akan terlihat sesuai dengan sudut pandang atau pola pikir orang yang menilainya sepertinya halnya terbukti Energi akan terlihat sebagai partikel bagi orang yang sudut pandangnya demikian seperti Einstein sekaligus bisa terlihat sebagai cahaya/gelombang bagi orang lain yang pola pikirnya berbeda.

Dengan kata lain realitas tergantung paradigma orang yang melihatnya (suatu kenyataan akan sesuai dengan keinginan/pemikiran orang yang melihatnya).

Dari sini lah lahir teori Law of Attraction yang beranggapan bahwa pikiran yang baik akan  akan menjadi realitas baik & pikiran negatif akan menjadi realitas buruk.

Saya pribadi berpendapat teori Law of Attraction sekedar penyederhanaan untuk umum mengenai cara untuk sukses yaitu dengan berpikiran positif (topik klasik namun dikemas ulang dengan modern) meskipun saya setuju bahwa hasil teori tsb adalah benar dimana realitas yang baik akan terjadi apabila kita senantiasa berpikiran positif disertai TINDAKAN (sesuatu yang nyaris tenggelam di bawah bayang-bayang penyederhanaan dari Law of Attraction).

3. Fakta bahwa Energi tidak tunduk kepada Ruang & Waktu

The Secret menghubungkannya sebagai kekuatan pikiran yang dapat tersebar ke alam semesta tanpa mengenal batas ruang & waktu.

Sehingga kita, meski hanya sekedar berpikir namun buruk tentang sesuatu atau seseorang maka akan sampai atau dapat mempengaruhi orang tersebut terlepas di mana & kapan pun mereka berada (ini juga berkaitan dengan point pertama dimana The Secret menganggap pikiran juga energi, dimana point terakhir ini digunakan hanya untuk menggambarkan secara teknis mengapa kuasa pikiran sebagai energi demikian besar bisa melampaui ruang & waktu).

Apakah benar pikiran bekerja layaknya energi yang tidak mengenal batas ruang & waktu? Yang saya percayai adalah pikiran yang tidak kasat mata memang dapat dipancarkan & diterima oleh manusia berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Alexander Graham Bell (dimana beliau menyimpulkan bahwa otak manusia sesungguhnya berfungsi sebagai transceiver untuk memancarkan & menerima pikiran, seperti layaknya walkie talkie atau radio dua arah).

Bagi pengikut The Secret, semoga blog ini bisa memberikan penjelasan mengenai fisika kuantum secara lebih ilmiah.

(for comment pls in this blog, not in twitter or facebook)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: