THE ESSENTIAL DRUCKER

 Peter Drucker adalah gurunya managemen guru, ahlinya ahli managemen. Beliau adalah orang pertama yang meletakkan ilmu dasar2 managemen modern. Pada usia 91 tahun sekarang, Peter Drucker masih saja mempunyai jadwal yang padat untuk mengajar, menjadi konsultan, menulis ataupun berbicara pada acara publik, walaupun kebanyakan sudah harus dilakukan dengan video tape ataupun tele conference. Dari Jack Welch sampai Andy Grove, semua pebisnis penting dunia selalu mendengarakan pesan2nya dengan cermat dan seksama.

Ketika kita sudah mulai melupakan gemerlapnya internet ekonomi, meragukan konsep konsep new economy, inilah waktunya untuk kembali ke dasar2 managemen. Ini lah waktunya membaca ulang Drucker. Buku ini adalah kristalisasi dari buku2 Drucker sebelumnya; The New Realities (1988), Management, Tasks, Responsibilities, Practices (1974), Managing for the Future (1992), Management Challenges for the 21stCentury (1999), Management in a Time of Great Change (1995), The Practice of Management (1954), The Frontiers of Management (1986), Innovation and Entrepreneurship (1985), The Effective Executive (1966), dan Post-Capitalist Society (1993).

Memampatkan materi sebanyak itu kedalam satu buku tentu bukan sebuah hal yang mudah, dan Drucker berusaha untuk memampatkannya tanpa menghilangkan inti dari isi masing2 buku tersebut, serta memberikan sedikit pandangan akan hal2 itu pada jaman baru ini. Buku ini sangat cocok untuk mereka yang baru mau mempelajari Drucker dan tidak tahu harus mulai dari mana.

Buku ini adalah pandangan luas Drucker akan MANAGEMENT (bab satu), THE INDIVIDUAL (bab dua) dan SOCIETY (bab tiga). Drucker berusaha memampatkan pandangan pandangannya akan management dalam sebuah buku yang urut dan rapi, menggunakan materi2 nya yang lama, agak baru dan baru. Sebuah Essensial Drucker yang nikmat dan apik.

Drucker memulai dengan mempertanyakan bisnis itu sebenarnya apa? management itu apa? Tujuan bisnis itu apa? Laba bukanlah jawaban yang benar, laba hanyalah validasi akan kebenaran konsep bisnis itu. Kita harus selalu mampertanyakan : Sebenarnya bisnis kita itu bisnis apa, bisnis ini akan menjadi apa, dan bagaimana seharusnya bisnis kita berkembang?

Ada delapan area kunci yang mesti kita cermati; Marketing, Innovation, Human resource, Financial resource, Physical resourse, Productivity, Social responsibility dan Profit requirement. Dalam marketing kita seharusnya tidak mencari yang maksimum tapi yang optimum. Inovasi terbagi dalam tiga hal: produk dan service, market dan sikap pelanggan, serta inovasi dalam cara pembuatan produk atau service itu sendiri.

Dunia bisnis bisa belajar banyak dari Non profit organisation seperti Palang merah, Pastoral, YMCA ataupun Girls scouts. Board of Directors dari perusahaan non profit selalu berfungsi dengan lebih baik dan biasanya juga memberikan kepuasan batiniah yang lebih baik dari pada perusahaan2 biasa.

Ada empat set informasi yang dibutuhkan untuk memajukan perusahaan: informasi dasar, informasi produktivitas, informasi kompetensi dan informasi akan alokasi sumber daya. Cash flow dan neraca adalah informasi dasar yang berfungsi seperti dokter yang meminta pengecekan berat badan, temperatur tubuh, tekanan darah, test darah dan urine. Bila informasi dasar ini tidak baik maka kita tahu ada masalah, tapi bila informasi dasar ini normal maka ini tidak membuktikan apa2, kita belum tentu sehat walau semua hal diatas sudah normal.

Economic Value Added (EVA) dan benchmarking akan membantu kita menentukan informasi produktivitas perusahaan. Kompetensi adalah apa yang dapat kita lakukan dengan baik, tetapi sulit atau tidak dapat dilakukan oleh pesaing kita, kompetensi menjadi pengikat nilai pelanggan dan produk atau servis kita yang unik. Sumber daya yang paling penting dalam sebuah perusahaan adalah sumber daya manusia yang berperforma baik. Tidak semua sumber daya manusia itu krusial dalam eksistensi perusahaan, tapi selalu ada sekelompok orang yang menjadi kunci sukses atau gagalnya perusahaan itu. Nah, kita perlu mengidentifikasikan sumber daya manusia yang langka ini dan memanfaatkannya secara maksimal.

Tugas terpenting dari seorang manager adalah memilih karyawan yang tepat untuk tugas yang tepat. Alfred Sloan dalam 40 tahun kariernya di General Motor selalu memlih sendiri semua eksekutif GM. Beberapa langkah yang disarankan dibuku ini: Pikirkan dulu apa sebenarnya pekerjaan yang diberikan itu, lalu pilihlah dari beberapa calon yang ada. Pertimbangkan matang2 setiap kandidat yang ada, apa kekuatan kandidat masing2, bicarakan kemampuan kandidat itu dengan atasan2 sebelumnya, dan buatlah calon itu mengerti betul tentang apa yang diharapkan dari pekerjaannya. Pemilihan karyawan adalah kunci terpenting sukses tidaknya perusahaan, dan setiap eksekutip harus melakukannya dengan baik.

Kewirausaaan, atau entrepreneurship mendapat porsi cukup banyak dalam buku ini, dimana disebutkan ada 4 strategi yang baik untuk hal ini. Menjadi yang ‘paling’ dalam suatu hal, paling besar, paling inovatip, paling modern, hal ini menjadi sangat beresiko tapi juga memberikan hasil yang terbaik bila sukses. Inovasi yang kreatip adalah strategi kedua, yang mencoba memukul pada tempat yang tidak terduga sebelumnya. Kebanyakan hi tech market berjalan melalui jalur ini.

The entrepreneurial judo, atau terobosan wirausaha yang tepat, mampu mengubah suatu keadaan menjadi berbeda bila kita mampu mengubah sudut pandang, atau market, atau karakteristik suatu produk. Pendatang baru dapat menggunakan ini untuk memutar balikkan pemain lama yang sudah besar. Jepang paling ahli dalam memanfaatkan strategi ini. Keempat, market niche atau ceruk market, juga suatu strategi yang sangat menguntungkan, menggunakan skill atau market yang khusus walaupun kecil tapi jauh dari kompetisi. Disini dibutuhkan suatu kemauan untuk terus maju dan mendominasi ceruk itu supaya tidak diambil alih pebisnis lain.

Efektif adalah sebuah keharusan dari setiap individu untuk menjadi sukses. Dan hal ini dapat dipelajari dan dikembangkan. Setiap eksekutip harus memfokuskan diri pada apa sumbangsih setiap orang pada perusahaan. Kontribusi akan pengetahuan, skill, hubungan pelanggan. Ketika semua karyawan berpikir apa kontribusi saya pada perusahaan, maka masing2 juga akan berpikir bagaimana saya bisa berkembang, apa yang mesti saya pelajari supaya menjadi lebih baik dan standar apa yang harus saya tetapkan pada diri saya.

Ketahuilah kekuatan dan nilai positip anda, kita tidak boleh terlalu fokus pada kelemahan, tetapi haruslah menempa dan mengasah kekuatan kita, menjadikannya lebih kuat dan lebih bisa bersaing dengan yang lain.

Managemen waktu sangatlah penting untuk bisa menjadi efektip dan berhasil. Dimulai dengan pencatatan pemakaian waktu, penganalisaan dan penyempurnaan pemakaian waktu kita. Waktu adalah satu2nya hal yang paling adil dalam dunia ini, siapapun kita akan memiliki jumlah waktu yang sama, bagaimana kita memanfaatkannya dengan efektiplah yang membedakan antara yang sukses dengan yang gagal.

Pengambilan keputusan, komunikasi yang efektip, kepemimpinan, Inovasi dan Sistem belajar yang terus menerus adalah hal-hal lain yang juga mendapat sorotan tajam dalam buku Druker ini. Masyarakat mendatang dan pengaruh manejemen pada masyarakat juga dijabarkan dengan enak dan runtun.

Peter Drucker tinggal di Claremont, California, dirumah yang relatip sederhana. Bicaranya lambat dan teratur. Pandangannya tentang internet menarik untuk disimak, beliau membandingkan internet dengan dunia bioskop atau obat2an. Pengaruh internet terhadap umat manusia sangatlah besar, internet adalah hal yang sangat penting, tapi nilai ekonomisnya tidaklah sebesar yang diperkirakan orang. Begitu pula bioskop yang mempengaruhi kultur perubahan gaya hidup orang, bilamana bisnis bioskop di dunia ini musnah yang paling rugi besar hanyalah Holywood dan Bombay dan maksimal mempengaruhi sejuta orang. Jadi penting tidaknya sebuah fenomena tidak selalu sebanding dengan besar tidaknya nilai eknomonis fenomena itu.

Bila anda telah memiliki banyak buku Drucker, maka ini akan baik sebagai sebuah review akan hal2 yang telah anda baca dulu. Bila anda belum membaca Drucker sama sekali, buku ini awal yang baik. Apapun alasannya, rasanya mempelajari hal2 yang mendasar dalam manajemen adalah sebuah keharusan setiap eksekutip. Selamat menikmati.

Reff :Tanadisantoso.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: